Apa Saja yang Bisa Terjadi Pada Sang Ibu pada Periode Nifas yang Wajib Bapak Tahu

Post On January 9, 2023 by Admin TempatSpa.com
...

TempatSpa.com Jakarta Periode nifas mirip dengan haid namun dengan durasi lebih lama yaitu hingga 40 hari. Beberapa jam setelah melahirkan merupakan waktu yang cukup challenging bagi sang ibu. Karena perlu melakukan sejumlah penyesuaian fisik dan mental. 

 

Periode nifas merupakan periode dimana rahim membuang sisa jaringan ekstra setelah bayi dilahirkan selama masa persalinan, seperti dilansir laman Kementerian Kesehatan. 

 

Saat nifas terkadang juga disertai dengan rasa tidak nyaman. Bahkan dalam beberapa kasus menimbulkan masalah yang berbahaya sehingga perlu diwaspadai.

 

Lalu apa saja yang terjadi saat nifas dan bagaimana meresponnya? Berikut uraiannya. 

 

Pendarahan hebat pasca melahirkan 

 

Dalam 24 jam setelah persalinan, akan terjadi pendarahan hebat berwarna merah cerah. Kamu juga akan menjumpai beberapa gumpalan darah kecil hingga sebesar buah tomat. Hal ini masih tergolong normal.

 

Akan tetapi pada masa ini mengalami, demam, detak jantung tidak teratur dan pusing, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter. Sebab bisa menjadi pertanda ada plasenta yang masih tertinggal di dalam rahim. Dan diperlukan tindakan medis kuretase untuk mengeluarkannya. 

 

Tubuh menggigil

 

Seperti dikutip dari halodoc, dalam sebuah jurnal disebutkan bahwa 25 hingga 50 persen wanita mengalami menggigil pada saat nifas. 

 

Rasa menggigil mulai terasa sejak menit pertama hingga 30 menit setelah proses melahirkan. Dan dapat berlangsung 2 hingga 60 menit. 

 

Namun belum ada literasi lebih lanjut mengenai penyebabnya. Ada beberapa hipotesa penyebab menggigil saat nifas diantaranya berupa respon terhadap penurunan suhu tubuh setelah persalinan, pendarahan janin-ibu, pemisahan plasenta, anestesi dan masih banyak lagi. 

 

Berikan selimut hangat dan atau udara hangat untuk sang ibu untuk membuat tubuh lebih rileks. 

 

Perubahan mood

 

Perubahan suasana hati atau mood menjadi masalah yang bisa membuat tidak nyaman. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon pasca melahirkan. Kondisi ini dapat mengakibatkan sang ibu merasa gelisah, panik, marah hingga sedih dalam jangka waktu yang lama.

 

Sebagai suami bisa memberikan bantuan yang lebih suportif. Misalnya dengan bergantian menjaga sang bayi, menjadi pendengar yang baik hingga membantu pekerjaan domestik di rumah. 

 

Nyeri dada dan sesak nafas

 

Masalah berikutnya yang bisa timbul saat nifas adalah emboli paru. Umumnya ditandai dengan rasa sesak nafas dan nyeri dada. Emboli paru terjadi karena tersumbatnya aliran paru-paru yang disebabkan oleh gumpalan darah. Waspadai gejala ini karena dapat memicu penurunan kesadaran bahkan mengancam nyawa. Segera hubungi dokter dan konsultasikan keluhanmu.